Wabup Kutim Minta Prokab Ditinjau Ulang
SANGATTA - Wakil Bupati Kasmidi Bulang
meminta pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia Kutim dan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora)
untuk menijau kembali, pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Prokab) I yang akan digelar pada 13 April mendatang.
Saat ditemui seusai pelaksanaan Coffe
Morning Senin (27/1/2020) pagi tadi, ia menjelaskan,mengingat Delapan cabang
Olah Raga ( Cabor ) Yang di tetapkan,yakni Bulu Tangkis,Pencak silat,Takraw,Tenis
Meja,atletik,Catur,Seoak Bola dan Bola Volly, Ia nilai tidak mengakomodir
Cabor-cabor lainnya,
Kasmidi Bulang berharap bahwa penekanan pelakasanan Prokab I mampu mengakomodir pemanasan atlet-atlet lain
di masing-masing Cabor, untuk menghadapi
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur pada 2022 yang akan digelar
di Kabupaten Berau. Keputusan mempertandingkan delapan cabor dalam Prokab I
harus ditinjau ulang. Agar cabor-cabor lain juga diikutkan, bukan hanya
beberapa cabor saja,”tegasnya.
"Kita sesuaikan porsi saja, jika
itu soal dana. Catur semisal Rp 50 juta sudah clear, Sepak Bola semisal Rp 250
juta sudah clear. Toh khan tidak ada
uang pembinaan, ambil contoh otomotif, yang besar itu khan uang pembinaan.
Juara I dapat uang pembinaan hingga Rp 3 juta, dikalikan berapa kelas sudah
banyak. Maksudnya saya daripada
cabor-cabor ini nanti merasa tidak terakomodir, dan merasa tidak memiliki atas
hajatan Prokab, maka dirangkullah," ungkapnya.
Ia sebutkan jika nanti
ada anggaran Rp 5 miliar untuk Prokab, maka sebaiknya dapat dibagi untuk
adminstrasi dan panitia pelaksana sebesar Rp 1 miliar. Anggap saja Rp 4 miliar dibagi untuk
cabor-cabor yang lainnya, hingga semua terakomodir. Terlebih ini juga dimaksudkan
untuk memajukan cabor-cabor untuk tetap menguatkan Kutim sebagai penyabet
mendali terbanyak pada Porprov lalu.
"Kita hemat-hematlah, Rp 1 miliar
tadi selain administrasi dan panitia pelaksana juga termasuk untuk acara
pembukaan dan penutupan. Rp 4 miliar cobalah dibagi Rp 100 jutalah dulu, berarti ada 40 cabor
yang turut menikmati. Dibandingkan hanya 8 cabor saja, pastilah yang lain
teriak," terang Wakil Bupati.
Ia katakana jika saat ini dirinya telah meredam teriakan
cabor-cabor yang lain, karena tidak ingin terjadi sesuatu yang seperti itu.
Makanya dirinya memerintahkan Kadispora
untuk melakukan rapat kembali, mengingat kunci semua ini ada di Dispora,tegas Wabub Kasmidi
Bulang.nd/poskotakaltimnews.com